REVIEW NOVEL
Ayubith
February 29, 2020
5 Comments
REVIEW NOVEL
DEMONIC
Penulis : Erby Suhartono
Penerbit : Binsar Hiras
Isbn : 9786025379031
Halaman : 185 halaman
Blurb
Anto bekerja di suatu pabrik boneka sejak dua bulan lalu dan bertugas sebagai pegawai yang mengisi kerangka boneka dengan dakron. Kedua tangan Anto melemparkan kelembutan dan keihatannya, dakron-dakron itu terasa halus dan senantiasa memikat siapa saja yang menyentuh boneka itu ketika selesai dibuat. Itu kelebihan Anto yang tidak dimiliki pegawai lainnya di pabrik tempatnya bekerja. Bahkan di pabrik mana pun, barangkali kedua tangan Anto adalah jenis tangan terbaik yang mampu memecahkan kesunyian menjadi keramaian nan membahagiakan hati sanubari- khususnya anak- anak yang terlalu lama menghabiskan waktunya bermain dengan boneka kesayangan.
Demonic novel besutan Erby ini menceritakan kisah seorang lelaki yang hidup dalam kekosongan semenjak ditinggal meninggal oleh istri dan anaknya. Di tengak kerapuhan jiwanya ia melamar pekerjaan di sebuah pabrik boneka di mana ia bertugas sebagai pegawai yang memasukkan dakron ke dalam tubuh boneka.
Namun lama kelamaan ia mulai bosan dengan pekerjaannya dan memilih untuk keluar dan membuat boneka sendiri. Jiwanya yang rapuh membuat ia melakukan hal-hal yang tidak wajar dengan mambuat boneka dari tubuh seorang bayi yang diisi oleh dakron yang super
lembut dan memberikannya kepada anak-anak perempuan, ada kebahagiaan tersendiri dalam jiwanya karena boneka-boneka itu ia beri nama sesuai dengan nama anaknya.
Penulis menceritakan kisah ini dari sudut pandang orang ketiga dengan alur campuran, ditulis dengan gaya bahasa yang cukup berat kalau menurut saya, karena saya bukanlah pecinta novel thriller. Tapi secara keseluruhan novel ini cukup menarik.
#ngereadkuy
#kmc8
Halaman : 185 halaman
Blurb
Anto bekerja di suatu pabrik boneka sejak dua bulan lalu dan bertugas sebagai pegawai yang mengisi kerangka boneka dengan dakron. Kedua tangan Anto melemparkan kelembutan dan keihatannya, dakron-dakron itu terasa halus dan senantiasa memikat siapa saja yang menyentuh boneka itu ketika selesai dibuat. Itu kelebihan Anto yang tidak dimiliki pegawai lainnya di pabrik tempatnya bekerja. Bahkan di pabrik mana pun, barangkali kedua tangan Anto adalah jenis tangan terbaik yang mampu memecahkan kesunyian menjadi keramaian nan membahagiakan hati sanubari- khususnya anak- anak yang terlalu lama menghabiskan waktunya bermain dengan boneka kesayangan.
Demonic novel besutan Erby ini menceritakan kisah seorang lelaki yang hidup dalam kekosongan semenjak ditinggal meninggal oleh istri dan anaknya. Di tengak kerapuhan jiwanya ia melamar pekerjaan di sebuah pabrik boneka di mana ia bertugas sebagai pegawai yang memasukkan dakron ke dalam tubuh boneka.
Namun lama kelamaan ia mulai bosan dengan pekerjaannya dan memilih untuk keluar dan membuat boneka sendiri. Jiwanya yang rapuh membuat ia melakukan hal-hal yang tidak wajar dengan mambuat boneka dari tubuh seorang bayi yang diisi oleh dakron yang super
lembut dan memberikannya kepada anak-anak perempuan, ada kebahagiaan tersendiri dalam jiwanya karena boneka-boneka itu ia beri nama sesuai dengan nama anaknya.
Penulis menceritakan kisah ini dari sudut pandang orang ketiga dengan alur campuran, ditulis dengan gaya bahasa yang cukup berat kalau menurut saya, karena saya bukanlah pecinta novel thriller. Tapi secara keseluruhan novel ini cukup menarik.
#ngereadkuy
#kmc8










