Ayubith
March 14, 2019
1 Comments
REVIEW FILM INI AKAN MEMBUAT ANDA TERMEHEK MEHEK
Nangis, pasti setiap orang pernah menangis, tapi kalau nonton film sambil menangis pernah gak? Kalau belum pernah sebaiknya baca dulu reviewnya, pasti Anda akan menangis sebelum nonton filmnya.
Film drama romantis indonesia yang diangkat dari novel yang bejudul sama ini disutrdarai oleh Hanny R. Saputra.
Film yang berlatar belakang perkampungan di sumatera barat ini, menceritakan pengorbanan cinta antara Hamid dan Zainab yang terhalang oleh tingkat sosial yang berbeda. Hamid hanya seorang anak yang dibesarkan oleh Ibunya tanpa seorang ayah.
Hamid dari keluarga miskin yang biaya sekolahnya ditanggung oleh Ayah Zainab harus memendam perasaan cintanya pada Zainab anak dari orang terpandang dikampungnya. Karena seringnya bertemu membuat Zainabpun memendam cinta pada Hamid.
Akan tetapi halangan demi halangan harus mereka lalui, Ibunya yang melarang putranya mencintai Zainab karena utang budi dan Zainab yang dijodohkan oleh kedua orangtuanya dengan anak saudagar kaya.
Hambatan yang terbesar untuk mereka adalah ketika Hamid harus diusir dari kampung karena dituduh berbuat tidak sopan kepada Zainab, yang akhirnya membuat Hamid berkelana hingga ke mekkah dan menunaikan ibadah haji seperti apa yang diimpikannya selama ini.
Hamid dan Zainab telah berbagi impian yang sama, bahwa manusia mempunyai kebebasan dalam mencinta dan dicintai. Maka dari itu Zainab tetap menjaga cintanya dan setia menunggu hingga akhirnya ajal menjemputnya. Hamid yang sedang beribadahpun meninggal dunia dihadapan ka’bah setelah mengetahui bahwa Zainab telah meninggal dunia.
Bagaiamana? Cukup membuat baperkan, dan pasti ada titik-titik air yang siap keluar dari sudut mata Anda.
Nangis, pasti setiap orang pernah menangis, tapi kalau nonton film sambil menangis pernah gak? Kalau belum pernah sebaiknya baca dulu reviewnya, pasti Anda akan menangis sebelum nonton filmnya.
Film drama romantis indonesia yang diangkat dari novel yang bejudul sama ini disutrdarai oleh Hanny R. Saputra.
Film yang berlatar belakang perkampungan di sumatera barat ini, menceritakan pengorbanan cinta antara Hamid dan Zainab yang terhalang oleh tingkat sosial yang berbeda. Hamid hanya seorang anak yang dibesarkan oleh Ibunya tanpa seorang ayah.
Hamid dari keluarga miskin yang biaya sekolahnya ditanggung oleh Ayah Zainab harus memendam perasaan cintanya pada Zainab anak dari orang terpandang dikampungnya. Karena seringnya bertemu membuat Zainabpun memendam cinta pada Hamid.
Akan tetapi halangan demi halangan harus mereka lalui, Ibunya yang melarang putranya mencintai Zainab karena utang budi dan Zainab yang dijodohkan oleh kedua orangtuanya dengan anak saudagar kaya.
Hambatan yang terbesar untuk mereka adalah ketika Hamid harus diusir dari kampung karena dituduh berbuat tidak sopan kepada Zainab, yang akhirnya membuat Hamid berkelana hingga ke mekkah dan menunaikan ibadah haji seperti apa yang diimpikannya selama ini.
Hamid dan Zainab telah berbagi impian yang sama, bahwa manusia mempunyai kebebasan dalam mencinta dan dicintai. Maka dari itu Zainab tetap menjaga cintanya dan setia menunggu hingga akhirnya ajal menjemputnya. Hamid yang sedang beribadahpun meninggal dunia dihadapan ka’bah setelah mengetahui bahwa Zainab telah meninggal dunia.
Bagaiamana? Cukup membuat baperkan, dan pasti ada titik-titik air yang siap keluar dari sudut mata Anda.



